Tampilkan postingan dengan label interview. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label interview. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 Maret 2011

Wawancara Gong Yoo

Tahu kan Gong Yoo? Aktor Coffe Prince kelahiran 10 Juli 1979 ini sudah aktif kembali berkarir di dunia hiburan Korea setelah masa wamilnya selesai. Berikut adalah wawancara Gong Yoo dengan media Jepang yang saya ambil dari majalah Korean Stars edisi Februari 2011 lalu.

Apa tempat yang paling kamu sukai di Tokyo?

Aku suka Daikanyama. Di sepanjang jalannya ada banyak kafe yang keren. Suasananya juga tenang dan nyaman. Aku juga beberapa kali ke Shibuya. Suasananya sangat meriah, dan aku ke sana bila ingin bersenang-senang. Di Shibuya juga ada banyak cowok tampan ya..

Diantara makanan Jepang yang belum pernah kamu makan, mana yang paling ingin kamu coba?

Aku tidak terlalu mengerti makanan Jepang, jadi aku tidak tahu makanan apa saja yang belum pernah kucoba. Mungkin karena akhir-akhir ini cuaca makin dingin, aku jadi ingin makan udon. Aku tidak ingat nama restaurannya, tapi aku dengar di daerah Roppongi ada satu restaurant udon yang terkenal dan sering didatangi artis-artis Korea bila mereka berkunjung ke Jepang. Tiap kali ke Jepang aku juga selalu mencari restaurant ramen yang enak. Aku juga selalu teringat dengan kelezatan yakiniku yang pernah kucicipi di Osaka dan Kobe. Rasanya aku ingin mencicipinya lagi.

Siapa aktor/aktris Jepang yang ingin kamu ajak kerja sama?

Aku sudah pernah beberapa kali membicarakan hal ini, aku ingin bekerja sama dengan aktris Yu Aoi. Ada banyak aktris yang cantik dan pandai berakting, tapi aku merasa Yu Aoi memiliki sesuatu yang unik dan berbeda. Aku menaruh minat besar terhadapnya dan berharap suatu hari nanti bisa tampil bersamanya. Tempo hari saat ke Jepang untuk promosi serial Coffe Prince, aku juga bertemu dengan Yui Aragaki dan terkesan dengannya. Aku belum pernah menonton drama atau filmnya, dan aku sama sekali tak tahu apapun tentang Yui, jadi aku tidak bisa berkata aku ingin tampil bersamanya, hanya saja aku merasa dia unik dan berkarakter.

Apa jenis sake favoritmu?

Aku menyukai semua jenis sake. Aku tidak ingat apa jenisnya, tapi yang aku ingat adalah mereknya Kubota. Di Korea, harganya sangat mahal dan rasanya nikmat. Ada sake lain yang lebih murah, tapi aku lupa namanya. Aku biasanya mengingat sake bukan dari namanya, tapi dari botolnya. Saat memesan, biasanya aku menunjuk botolnya saja.

Saat ini K-Pop sangat populer di Korea dan Jepang, terutama girlband. Apa ada girlband Korea yang kamu sukai?

Aku tak memiliki grup favorit. Saat menjalani wajib militer, aku jadi sering menonton televisi. Saat berada di dalam kelompok, kamu harus bersikap seperti yang lainnya. Bukannya aku ingin menonton televisi sih, tapi hanya karena ingin bersama mereka, hahaha. Saat ini aku tak memiliki banyak waktu dan tidak sempat menonton televisi. Saat menonton pertunjukan musik, yang pertama kali aku perhatikan adalah tingkat kemampuan bermusik dan rasa cinta mereka terhadap musik, bukan dari penampilan luarnya saja. Secara pribadi, aku lebih suka musisi indie. Aku suka penyanyi sekaligus penulis lagu yang memiliki idealism musik sendiri.

Tanggal 15 Desember kamu merilis majaah khusus bernama MONSTER. Mengapa kamu memilih kata “MONSTER” sebagai judulnya?

Entah sejak kapan aku menyukai kata “MONSTER”. Ada manga Jepang yang judulnya MONSTER kan? Sejak membaca manga itu aku makin menyukai kata tersebut. Semua aktor ingin memiliki sisi yang dia tampilkan dan tidak ditampilkan pada penonton. Mengingat hal tersebut, aku jadi teringat dengan “MONSTER”. Tapi “MONSTER” yang kumaksud adalah sosok yang mampu memberi energi besar, bukan sosok perusak. Karena itu aku memilih “MONSTER” sebagai judulnya.

Menurutmu, apa perbedaan drama dan film?

Aku merasa keduanya adalah hal yang berbeda, dan masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangannya. Itu karena drama dan film memiliki proses pembuatan yang berbeda. Sebelum dibuat, film biasanya sudah mempersiapkan semuanya dari awal sehingga proses pembuatannya menjadi lebih mudah dan tidak melelahkan. Sebaliknya, drama seringkali dibuat hanya sesaat sebelum episodenya tayang di televisi…hampir seperti tayang live. Itu sangat menguras kekuatan fisik dan tidak dipersiapkan dengan sempurna. Tapi, sisi baik dari drama adalah kita bisa segera melihat reaksi penonton, dan itu menjadi bahan pertimbangan dalam memproduksi episode berikutnya. Karena film dibuat semuanya terlebih dahulu baru dipertontonkan, maka kita tidak bisa melakukan hal yang sama. Ada aktor yang lebih suka tampil di film atau di drama saja, sementara aku suka keduanya. Itu karena keduanya sama-sama memiliki poin menarik. Tapi kalau diharuskan memilih diantara keduanya, aku akan memilih film karena aku ingin memberi penampilan yang sempurna.

Kabarnya kamu pergi ke India untuk syuting film. Apa hal yang paling mengejutkan bagimu di India?

Di India ada banyak setting unik, dan yang paling banyak adalah adegan yang berkaitan dengan mobil. Saat naik mobil di India, dan aku merasa jalan itu tidak akan bisa dilewati dengan mobil, aku selalu terkejut, ternyata mereka sangat terampil. Ada banyak mobil yang melaju dengan kaca spion terlipat, dan pengemudinya melihat kebelakang dengan mengeluarkan kepala dari jendela. Hal menarik lainnya adalah, meski tahu jalannya macet, mereka tetap saja menyembunyikan klakson, hahaha. Lokasi syuting kami juga bukan di kota melainkan di desa. Jadi, syunting berjalan sangat berat. Anehnya saat kembali ke Korea, aku berpikir, “Wah, benar-benar tempat yang unik. Aku ingin kembali ke sana!”

Saat berakting, pastinyua ada banyak pengalaman baru yang kamu rasakan, begitu pula dengan ekspresinya. Apa yang kamu pikirkan saat berakting?

Menurutku, dalam berakting ‘pengalaman pasif’ adalah hal yang terpenting, misalnya membaca buku, mendengarkan pengalaman hidup orang lain, atau memperhatikan ucapan dan gerak-gerik orang lain. Akting adalah mengekspresikan semua pengalaman itu. Tentunya yang paling alami adalah mengekspresikan pengalaman pribadi. Tapi, kita kan tidak mungkin mengalami semuanya sendiri. Bila menghadapi hal seperti itu, hal terbaik adalah dengan menggali pengalaman pasif dan mengembangkannya. Tapi, itu juga membutuhkan kerja keras. Kita harus banyak membaca karya sastra, menonton berita dan memperhatikan orang-orang yang kita temui. Bila bisa melakukan itu semua, maka kita akan memiliki banyak pengalaman yang berguna untuk membayangkan berbagai situasi. Hal yang paling penting dalam berakting adalah kekuatan berkhayal.

Peran seperti apa yang ingin kamu bawakan berikutnya?

Secara pribadi aku ingin mencoba karakter orang biasa saja. Aku merasa peran seperti itu lebih terasa familiar bagi pemirsa. Aku juga ingin tampil dalam karya komedi gelap yang tidak memiliki ending bahagia. Tapi kalau terlalu banyak tampil dalam karya yang terlalu berat seperti itu, bisa-bisa imej yang dimiliki orang-orang terhadapku selama ini akan hancur. Aku berharap bisa tampil dalam karya yang memiliki pesan berbobot tanpa harus terlalu berat dalam penyampaiannya. Misalnya, film Hollywood Little Miss Sunshine.

Musik apa yang sering kamu dengarkan akhir-akhir ini?

Aku sering mendengarkan musik indie Korea. Kalau musik Jepang, aku sering mendengarkan lagu-lagu MAKAI dan musik dance.

Bisa ceritakan hal menyenangkan selama menunaikan wajib militer?

Aku berkesempatan menjadi DJ radio. Itu pengalaman pertamaku…sungguh pengalaman yang menarik. Tapi aku tidak tahu apakah akan menyenangkan bekerja sebagai aktor sekaligus DJ di radio… Ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan, seperti keuntungan dan waktu kerjanya… Saat menjadi DJ selama wajib militer aku bebas memutar musik yang aku sukai, mulai dari musisi indie hingga visual kei. Aku senang bisa memperkenalkan lagu-lagu indie yang mungkin tak sering didengar orang. Aku juga senang karena bisa berbincang dengan artis-artis itu. Berkat aktivitasku sebagai DJ, aku bisa menghadapi kehidupan militer yang berat.

Kabarnya, kamu juga berwisata ke New York ya? Diantara benda yang kamu beli disana, mana yang paling kamu suka?

Aku sangat suka baju-baju vintage, dan New York adalah surganya vintage, hahaha. Yang kubeli kali ini adalah seragam perang tentara Amerika tahun 1951. Baju vintage memiliki keuningan yang muncul seiring dengan berjalannya waktu dan itu tak bisa ditiru. Karena tidak ada orang lain yang memiliki baju vintage yang sama, maka baju itu menjadi istimewa.

Setelah menyelesaikan wajib militer, hal apa yang paling membuatmu terkejut?

Saat aku keluarv dari militer, yang mengejutkan adalah ada banyak fans jepang yang menjemputku diluar. Selama menjalani wamil, aku selalu cemas dengan fans karena harus berpisah lama. Tak kusangka banyak yang datang menjemput dan membuatku senang. Aku merasa selama menjalani wamil ada lebih banyak fans yang memberi dukungan dibanding saat aku menjadi aktor. Mereka banyak mengirimiku makanan dan pakaian. Dibanding selebriti lain yang menjalani wamil, mungkin aku menerima kado yang paling banyak ya, hahaha. Aku membagi makanan itu dengan personel militer lainnya.

Apakah ada kesempatan bagi wanita Jepang untuk menjadi kekasihmu?

Tentu saja! Aku tidak merasa kewarganegaraan menjadi halangan. Asalkan dia mempesona dan kami bisa saling memahami, meski dia Korea atau Jepang atau dari negara Asia lainnya tidak menjadi masalah. Wanita Korea memiliki kelebihan dan kekurangannya, begitu pula dengan wanita Jepang. Sejujurnya, aku belum perna menjalin hubungan dengan wanita Jepang, jadi aku tidak tahu bagaimana gaya mereka…

Saat menikah nanti, berapa banyak anak yang kamu inginkan?

Yang paling ideal adalah seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki. Jumlah anak harus ditentukan bersama dengan pasangan hidup, jadi belum tentu sesuai dengan keinginanku…seandainya hanya memiliki satu orang anak pun, aku tak keberatan. Tapi aku berharap itu seorang anak perempuan…aku ingin membahagiakannya dengan segenap hatiku.

Kami juga ingin mendengar pandanganmu tentang cinta. Menurutmu, kapan waktu yang tepat untuk menikah?

Mulanya aku berharap bisa segera menikah. Saat masuk kuliah, aku merasa bagus juga bila menikah dan terus menjalani kehidupan sebagai mahasiswa. Aku senang bila pasangan hidupku berusia tidak terlampau jauh dariku. Meski tidak menjadi aktor, aku tetap akan menjadi ayah yang keren. Saat aku mengatakan itu pada orang-orang, mereka terkejut hahaha…. Sejujurnya, aku pikir bukan hal yang baik untuk menunda pernikahan hanya karena berkarir sebagai aktor. Tidak baik menghindari pernikahan hanya karena pekerjaan. Aku rasa seperti pria lainnya, aku jadi banyak berpikir saat menjalani wamil. Rasanya jadi ingin bekerja lebih keras bagi orangtua dan keluarga… Tentunya itu akan menunda pernikahan. Bila saat ini aku sudah memiliki calon, tentu aku tak akan menunda pernikahan. Hanya saja bila dibandingkan dengan saat sebelum menjalani wamil, saat ini ada lebih banyak halyang ingin kulakukan. Karena itu, aku berharap bisa melakukan semuanya sebelum menikah. Sebelum menikah, aku ingin melakukan perjalanan panjang. Dan akalu bisa, aku juga ingin belajar di luar negeri.

Kamis, 30 Desember 2010

Wawancara Vic Zhou di Asian Stars Oktober 2010

Kenal nggak sih sama pria yang bernama Zhou Yu Min? Mungkin nggak kenal ya, soalnya kita di Indonesia lebih mengenalnya sebagai Vic Zhou. Benar, Zhou Yu Min adalah nama asli dari Vic Zhou atau Zai-Zai si Hua Ce Lai dari serial fenomenal Meteor Garden. Kiprahnya di dunia akting sudah tidak diragukan lagi. Bakat aktingnya sudah diakui sineas Taiwan melalui perannya di serial Black & White. Walau Mark Zhao lah yang memenangkan award di ajang Golden Bell, tapi di hati para penggemar serial ini, Zai-Zai meninggalkan kesan yang lebih kuat.

Saat ini Zai-Zai redang disibukkan dengan film Returning Home, sebuah karya yang menggambarkan suasana perang. Untuk perannya di dalam film ini, Zai-Zai belajar bahasa Jepang secara intensif. Sebuah langkah yang bagus, dengan begitu mungkin dia bisa mengambil kesempatan untuk berakting di serial Jepang seperti Lin Chi Ling. Dia juga akan bergabung bersama Ariel Lin untuk memerankan tokoh utama dalam remake serial populer Korea Coffe Prince. Beberapa waktu yang lalu, Zai- Zai menjadi tokoh utama dalam film Love You 10.000 Years (please, jangan ketuker sama serial Korea yang turut dibintangi Heechul, Loving You 10.000 Years). Di filml ini dia berperan sebagai anak band yang terlibat dalam ikatan pacaran kontrak selama 3 bulan. Berikut wawancara Zai-Zai yang dimuat di tabloid Asian Stars bulan Oktober tahun 2010.

Film barumu, Love You 10.000 Years baru saja dirilis dan ini pertama kalinya kamu memainkan tokoh yang cuek dan konyol. Seberapa dekat peran ini dengan dirimu yang asli?

Sama persis (tertawa)! Sebenarnya saat tidak bekerja saya adalah orang yang cuek dan tidak bercukur. Pagi ini saya agak ragu, apakah akan membiarkan kumis ini (tanpa mencukurnya), tapi saya berpikir ulang. Datang ke acara seperti ini saya tidak boleh sembrono.

Kamu memainkan penyanyi rock dalam film ini. Apakah sangat menyenangkan?

Ya, sangat menyenangkan! Selama syuting, band kami benar-benar menyanyi live. Kadang sutradara tidak bilang “syuting mulai”, kami sudah mulai menyanyi. Sutradara melihat kami punya pemikiran sendiri, jadi kadang-kadang dia meminta juru kamera untuk mengambil gambar tanpa sepengetahuan kami. Karena itulah, hasil akhir syutingnya jadi tampak sangat nyata. Oh ya, aktingku sebagai penyanyi jika dibandingkan dengan diriku yang berproferi sebagai penyanyi dan bernyanyi di panggung sebelumnya, rasanya sangat berbeda. Terasa sangat asing tapi penuh energi, agak sulit dihentikan.

Sebelumnya F4 mengawali karir dari akting dan berubah menjadi penyanyi. Benarkah kamu tidak memiliki rencana untuk bermusik?

Sekarang, pekerjaan utamaku adalah syuting film. Sebelumnya, saya punya kontrak rekaman, jadi saya harus merilis album. Sekarang, saya tidak akan lagi dipaksa untuk menghasilkan album. Saya hanya akan melakukannya jika ada lagu dan tim yang bagus. Seperti dalam film ini, saya juga punya dua lagu dengan gaya musik yang sangat berbeda.

Sepertinya baru-baru ini di Taiwan ada persaingan sengit di antara para aktor kelas satu. Ada rumor bahwa Mark Zhao dan kamu berebut peran sebuah serial drama?

Saya tidak pernah melihat diriku sebagai aktor kelas satu dan saya pikir, kompetisi itu hal yang baik. Sudah hampir sepuluh tahun saya menerjuni industri ini dan tidak pernah melakukan hal-hal yang buruk. Lagipula melihat generasi muda mulai naik daun membuatku merasa sangat senang.

Selama dua tahun belakangan, pendapatanmu sangat tinggi. Tapi popularitas sebagai artis adalah hal yang sulit diperkirakan, ditambah lagi kamu adalah satu-satunya yang mengurus keluargamu. Apakah kamu merasa tertekan?

Tekanan seperti ini dirasakan oleh semua artis yang mendulang penghasilan. Tidak masalah bagiku menjadi penyokong seluruh keluarga, tapi yang kutakutkan adalah, karena kamu bisa menghasilkan uang, orang-orang di keluarga jadi kehilangan semangat bersaing mereka. Jika anggota keluarga juga sama-sama berjuang untuk bekerja keras, kurasa saya akan lebih lega sebagai penyokong keluarga.

Kehidupan cintamu selalu membuat orang penasaran. Apa yang sudah kamu pelajari tentang cinta, apakah kamu mempelajarinya dari banyak serial dan film drama idola?

Kurasa ketika banyak orang…menyerap plot cerita sebuah drama percintaan, dalam hatimu tentunya hal itu menjadi sesuatu yang indah dan sempurna. Karena setiap drama difilmkan dengan sangat sempurna dan indah, kamu juga menginginkan hal yang sama dengan dirimu. Tapi ketika kamu merasakan cinta yang sebenarnya, kamu akan merasakan bahwa ketika kehidupanmu mencapai titik tertentu, saat kamu mulai berpikir mengenai plot sebuah drama, kamu akan berpikir bahwa seharusnya perjalanan cintamu akan berjalan semulus itu. Tapi dalam situasi nyata, hal seperti itu tidak berjalan mulus seperti yang kamu harapkan, berbagai masalah akan muncul.

Apakah itu kemunduran? Atau kamu akan menyebutnya sebagai kesalahan? Saat mencapai titik krusial.

Bisa jadi sebuah kemunduran atau kesalahan. Tapi sebenarnya kemunduran inilah yang kurasakan, karena sebenarnya sejak awal kamu sudah menetapkan sebuah adegan tertentu, sementara dalam kenyataannya, adegan seperti itu tidak terjadi. Benakmu akan bertanya, kenapa tidak seperti adegan itu? Mungkin dalam kehidupan nyata proses yang seperti itu sudah sangat bagus, jadi dalam hatimu, kamu merasakan hal seperti itu adalah sebuah kemunduran.

Jadi, jika kita telah mengalami hubungan cinta, kita kan memikirkan drama idola…saat kita mencapai usia ini dan harus menjadi seorang ibu, setiap waktu kita menonton drama idola, “Tolong deh, bagaimana bisa seperti itu?” Seperti dalam situasi apapun akan muncul orang seperti ini, atau secara tidak sengaja melemparkan dirimu kepadanya dan mendadak menciumnya. Atau dalam sebuah persimpangan, dia (peran utama pria) tidak akan pernah jatuh cinta pada gadis yang gemuk atau wanita tua. Apakah plot seperti itu benar-benar terjadi dalam kehidupanmu?

Ah, sangat sering…karena saya adalah seorang aktor, setelah berakting sekian lama, dan saya memiliki setumpuk pengalaman dalam percintaan, pasti akan terjadi hal yang seperti itu.

Oh wow, itu keluar dari mulutmu, saya tidak bisa mempercayainya. Saya berpikir sebagian besar idola akan berkata kalau mereka belum pernah terlibat kisah cinta sebelumnya, lalu kamu berkata kamu sudah punya banyak hubungan cinta?

Ah, apakah ini rahasia? Lagipula sudah pernah terpotret.

Jadi sekarang kamu bisa menerimanya begitu mudah dan tidak lagi gusar. Tidak peduli pada mereka (paparazzi) jika ingin memotret, dan kamu biarkan mereka memotret?

Ya, karena saya tidak akan melakukan perbuatan ekstrem di depan publik, saya tidak akan bergandengan tangan lalu berpelukan, berciuman dengan liar di dalam mall…saya tidak akan melakukan tindakan sep[erti itu, seperti apapun mereka memotret, tidak akan menimbulkan hal buruk.

Industri perfilman telah tenggelam begitu rupa. Meski dengan dukunganmu terhadap perfilman local Taiwan, kamu harus tetap waspada dalam memilih. Tentu saja saya tahu bahwa sutradara juga mengalami banyak hal berat…saya paham hal itu, sangat paham. Tapi karena itulah, ini adalah kerja yang berat untuk protagonisnya. Jadi bagaimana cerita film ini?

Ini adalah film komedi romantis. Film ini menggunakan tema anti-logis saat ditulis, karena dalam film ini, saat jatuh cinta kita ingin bersama selamanya. Di film si gadis ingin melakukan kerja magang di Taiwan, jadi dia hanya punya waktu sekitar tiga bulan untuk bekerja. Sementara si laki-laki sebelumnya tidak pernah punya pengalkaman cinta yang hanya tiga bulan. Jadi di hari-hari kebersamaan mereka, mereka memiliki target sendiri-sendiri. Mereka berkata, mari kita mengikat kontrak. Kontrak diakhiri dengan perjanjian untuk putus. Tapi saat periode kontrak berakhir, secara terpisah, mereka kemudian berpikir, “apakah saya masih ingin bersamamu?”

Apakah mereka harus memperbaiki kontrak?

Ya, haruskah kami memperbaiki kontrak? Atau apakah perasaan di luar kontrak ini sudah mulai muncul? Mulanya, saat kami menandatangani kontrak ini, kami tahu kalau kami harus putus setelah tiga bulan, jadi dalam tiga bulan ini kami harus berbaik-baik satu sama lain. Setelah tiga bulan, kami sadar bahwa kami tidak bisa hidup tanpa pasangan kita. Karena itulah logika dalam filmnya, untuk mengingatkan generasi muda atau orang-orang di usia matang sepertiku, bahwa kiota punya logika cinta yang baru, “kenapa orang selalu tahu bagaimana untuk menghargai satu sama lain ketika ada batasan waktu yang telah ditetapkan?” Secara pribadi, inilah yang coba kutampilkan dalam ketiadaan batas waktu yang telah ditetapkan.

Dan karena kesalahan dalam perbuatan atau perkataan, atau kadang karena tidak menghormati satu sama lain, akan membuatmu merasakan penyesalan nantinya.

Jadi ini ditujukan untuk menyentuh dasar dari sifat manusia? Tapi lalu lihat pada sisi yang berbeda, jika seorang gadis membuat konsesi seperti itu, dia tidak peduli walau hanya bersama untuk tiga bulan.

Saya belum selesai bicara, itu terlalu lama bukan? Jadi jika kita menandatangani kontrak ini, jika hasilnya tidak berjalan dengan baik, setidaknya kita bisa membedakan mana perasaan yang sebenarnya dan mana yang sekedar one night stand.

Sepertinya kamu punya banyak serial/film yang harus disyutingkan, bukan?

Banyak orang berpikir saya punya banyak serial/film yang harus disyutingkan, sebenarnya saya berpikir hal serupa juga, pada akhirnya dua film tertunda tahun ini. Sebuah film bahkan tertunda hingga ada kemungkinan dibatalkan. Jadi tahun ini film yang bisa disyutingkan hanya dua saja.

Well, syuting memang umumnya tidak dapat diprediksi, kita harus menunggu sampai saatnya kamera mulai rolling atau mungkin hanya menyutingkan separuh jalan kemudian menghentikannya. Saya mendengar rumor di industri ini kalau Zai-Zai sangat jantan. Sebuah perusahaan ingin menyutingkan sebuah serial dan mencarimu untuk tampil di dalam serial itu, lalu kamu berkata, “Saya tidak menyukai grup ini, jadi saya tidak akan syuting untukmu.” Apakah ini kamu utarakan secara langsung?

Dimana kamu dengar gossip seperti itu?

Asisten khusus pimpinan perusahaan itu yang memberitahuku. Dia bilang, “Kurasa Zai-Zai sangat mengagumkan, dia mengatakan ini langsung padaku…”

Kamu menirukan aksen orang lain, kamu akan membuat orang lain tahu perusahaan yang mana itu (tertawa keras).

Baiklah, semoga sukses dengan film barumu, Love You 10.000 Years. Terimakasih Zai-Zai.

Terimakasih kembali.

Jumat, 17 Desember 2010

Wawancara Aaron Yan, Asian Stars Desember 2010

Pasti sudah tahu kan, Aaron Yan dari Fahrenheit. Dia adalah personel muda termuda dari grup ini. Baru-baru ini kan, salah satu serial yang dibintanginya yang berjudul Gloomy Salad Days diputar di PTS, dan kebetulan gue suka banget sama ceritanya. Jadi gue rasa, DVD bajakannya layak buat gue beli, hehehe. Kapan-kapan, gue akan memasukkannya ke dalam tontonan bulan ini deh. Nah berikut, wawancara Aaron Yan tentang dirinya dan perannya di Gloomy Salad Days yang gue ambil dari Asian Stars bulan Desember 2010.

Apa persiapanmu untuk memerankan karakter Shen QI dalam serial Gloomy Salad Days ini? Kesulitan dan Tantangan terbesar apa yang kamu alami?

Karena Shen QI adalah seorang pria yang menderita tumor otak, dia sering mengeluh sakit kepala dan tidak bisa berpikir. Sebelum memerankan karakter Shen Qi, saya mengamati orang-orang yang sering mengalami sakit kepala seperti Wu Zun. Karena Ayahku adalah seorang dokter, selain memperhatikan teman-teman di sekitarku, saya juga sering mengamati ekspresi pasien beliau yang tidak enak badan. Mengenai kesulitan dan tantangan terbesar, kadang saya harus berakting dengan tatapan mata kosong secara terus-menerus. Saya harus melakukan adengan melihat Du (si Dewi Kematian) yang diperankan Serena ada di depan mataku dan berbincang-bincang dengannya serta membuat orang-orang di sekelilingku merasa kebingungan dan bertanya, “Sebenarnya kamu ini berbincang-bincang dengan siapa?” Adegan ini tidak mudah, saya mempelajari adegan ini cukup lama.

Untuk saat ini, bagaimana tipe pasangan yang kamu cari?

Sebenarnya untuk saat ini saya tidak merasa ada orang yang benar-benar baik untukku. Seharusnya saya mencari orang yang cocok dengan diriku sendiri. Saya harus mencari pasangan yang bisa membantuku. Kami harus dapat tolong-menolong. Tipe pasangan seperti inilah yang sedang saya cari.

Kalau begitu, seharusnya kamu mencari pasangan yang menjadi pakar psikologis saja untuk menyelaraskan lubang hitam di dalam hatimu!

Itu juga bagus! Dia juga bisa membantu kehidupanku. Namuan, lubang hitam di dalam hatiku sudah tidak terlalu dalam lagi. Walaupun masih ada luka di dalam hatiku, tapi saya tidak terpengaruh oleh hal itu.

Dalam kehidupan sekarang ini, apakah kamu menyukai pasangan yang aktif, dinamis dan penuh semangat? Apakah kamu sama seperti Shen Qi yang mudah jatuh cinta kepada orang misterius seperti Du?

Saya tidak menolak pasangan yang aktif dan dinamis. Itu adalah ciri khas yang tidak saya miliki. Kadang saya berharap bahwa diriku ini bisa lebih ceria lagi. Pasti saya menginginkan apa yang tidak saya miliki.

Apakah kamu pernah pacaran dengan wanita aktif, dinamis dan penuh semangat?

Pernah. Namun menurutku, ia tidak cocok denganku. Walaupun saya mencoba untuk menjadi lebih semangat, saya pasti kembali lagi menjadi diriku yang tertutup. Mungkin saya hanya dapat mengangankan jiwa aktif dan dinamis. Karena dua orang yang tidak memiliki kemiripan karakter akan sulit untuk memahami pemikiran pasangan. Saya takut bertemu dengan orang yang super periang. Saya tidak mengerti kenapa dia terlihat seperti orang yang tidak pernah memusingkan masalah. Mungkin orang yang terlalu bahagia itu juga berpikir mengapa saya terlalu banyak berpikir.

Apakah kamu merasa bahwa Dewi Kematian dan Tian Shi (Malaikat) memiliki persamaan?

Pertanyaan ini sangat mendalam dan sulit dijawab (Aaron berpikir selama beberapa detik). Dewi kematian dan malaikat sama-sama muncul ketika hati seseorang sedang kalut. Kemunculan malaikat selalu menolong jiwa yang lemah. Mereka sangat adil. Sedangkan dewi kematian muncul karena perasaan hati kita sedang diliputi rasa ketakutan dan sisi gelap. Dia muncul di saat hati kita tidak tenang. Menurutku malaikat sangat hangat dan baik hati. Dia berbeda dengan dewi kematian yang dingin dan membuat orang lain merasa ketakutan. Namuan, mereka masih memiliki persamaan.

Dalam kehidupan nyata, apakah kamu bisa jatuh cinta pada gadis yang sama seperti di Gloomy Salad Days?

Rasanya karakternya sangat mirip dengan karakter asliku. Mungkin saya akan tertarik karena hal ini.

Berdasarkan standarmu, Bagaimana tipe gadis cantik menurutmu? Lalu tipe pria seperti apa yang membuatmu terkagum-kagum?

Selain wajah cantik, seorang gadis harus berkharisma, berkepribadian kuat dan membuat orang lain nyaman jika berinteraksi dengannya. Mungkin Hou Pei Qin dan Zhang Man Yu mewakili criteria ini. Pria yang membuatku kagum? Mungkin diriku sendiri.

Apakah kamu benar-benar mengagumi dirimu sendiri?

Tidak juga lah! Sebenarnya asalkan memiliki tekad dan niat, semua impian pasti bisa diraih. Pengorbanan sangat penting di mata orang lain. Walaupun mengorbankan cinta demi karir, mengorbankan uang demi mewujudkan impian, dan giat berusaha, kita pasti teguh agar semua impian itu bisa terwujud. Saya kagum dengan orang yang berhasil meraih impiannya.

Jika diperbolehkan memilih peran di serial ini, selain Shen Qi, peran apa yang masih ingin kamu coba lagi?

Saya ingin mencoba semua peran yang ada di dalam serial ini, baik peran sebagai berandalan kecil, tukang onar di sekolah ataupun peran gay. Saya ingin mengubah pandangan orang lain tentang bintang idola. Saya ingin memerankan peran yang berbeda-beda.Saya harap, kelak saya bisa memerankan karakter-karakter seperti itu. Semua ini adalah masalah yang sering ditemui di sekolah. Mungkin saja di balik tampang pembuat onar di sekolah, mereka sebenarnya memiliki hati yang sangat baik. Mungkin karena faktor luar atau lingkungan, pertumbuhan mereka menjadi lebih dewasa sehingga sikap dan tindakan mereka menjadi buruk.

Apakah seperti Meng Jia? Apakah kamu ingin mencoba peran berandalan, mafia dan gay?

Benar, kalau ada kesempatan, saya ingin mencobanya. Di dunia akting ini, saya snagat rakus. Niat dan tekadku sangat kuat.

Wawancara Aaron Yan, Asian Stars Desember 2010

Pasti sudah tahu kan, Aaron Yan dari Fahrenheit. Dia adalah personel muda termuda dari grup ini. Baru-baru ini kan, salah satu serial yang dibintanginya yang berjudul Gloomy Salad Days diputar di PTS, dan kebetulan gue suka banget sama ceritanya. Jadi gue rasa, DVD bajakannya layak buat gue beli, hehehe. Kapan-kapan, gue akan memasukkannya ke dalam tontonan bulan ini deh. Nah berikut, wawancara Aaron Yan tentang dirinya dan perannya di Gloomy Salad Days yang gue ambil dari Asian Stars bulan Desember 2010.

Apa persiapanmu untuk memerankan karakter Shen QI dalam serial Gloomy Salad Days ini? Kesulitan dan Tantangan terbesar apa yang kamu alami?

Karena Shen QI adalah seorang pria yang menderita tumor otak, dia sering mengeluh sakit kepala dan tidak bisa berpikir. Sebelum memerankan karakter Shen Qi, saya mengamati orang-orang yang sering mengalami sakit kepala seperti Wu Zun. Karena Ayahku adalah seorang dokter, selain memperhatikan teman-teman di sekitarku, saya juga sering mengamati ekspresi pasien beliau yang tidak enak badan. Mengenai kesulitan dan tantangan terbesar, kadang saya harus berakting dengan tatapan mata kosong secara terus-menerus. Saya harus melakukan adengan melihat Du (si Dewi Kematian) yang diperankan Serena ada di depan mataku dan berbincang-bincang dengannya serta membuat orang-orang di sekelilingku merasa kebingungan dan bertanya, “Sebenarnya kamu ini berbincang-bincang dengan siapa?” Adegan ini tidak mudah, saya mempelajari adegan ini cukup lama.

Untuk saat ini, bagaimana tipe pasangan yang kamu cari?

Sebenarnya untuk saat ini saya tidak merasa ada orang yang benar-benar baik untukku. Seharusnya saya mencari orang yang cocok dengan diriku sendiri. Saya harus mencari pasangan yang bisa membantuku. Kami harus dapat tolong-menolong. Tipe pasangan seperti inilah yang sedang saya cari.

Kalau begitu, seharusnya kamu mencari pasangan yang menjadi pakar psikologis saja untuk menyelaraskan lubang hitam di dalam hatimu!

Itu juga bagus! Dia juga bisa membantu kehidupanku. Namuan, lubang hitam di dalam hatiku sudah tidak terlalu dalam lagi. Walaupun masih ada luka di dalam hatiku, tapi saya tidak terpengaruh oleh hal itu.

Dalam kehidupan sekarang ini, apakah kamu menyukai pasangan yang aktif, dinamis dan penuh semangat? Apakah kamu sama seperti Shen Qi yang mudah jatuh cinta kepada orang misterius seperti Du?

Saya tidak menolak pasangan yang aktif dan dinamis. Itu adalah ciri khas yang tidak saya miliki. Kadang saya berharap bahwa diriku ini bisa lebih ceria lagi. Pasti saya menginginkan apa yang tidak saya miliki.

Apakah kamu pernah pacaran dengan wanita aktif, dinamis dan penuh semangat?

Pernah. Namun menurutku, ia tidak cocok denganku. Walaupun saya mencoba untuk menjadi lebih semangat, saya pasti kembali lagi menjadi diriku yang tertutup. Mungkin saya hanya dapat mengangankan jiwa aktif dan dinamis. Karena dua orang yang tidak memiliki kemiripan karakter akan sulit untuk memahami pemikiran pasangan. Saya takut bertemu dengan orang yang super periang. Saya tidak mengerti kenapa dia terlihat seperti orang yang tidak pernah memusingkan masalah. Mungkin orang yang terlalu bahagia itu juga berpikir mengapa saya terlalu banyak berpikir.

Apakah kamu merasa bahwa Dewi Kematian dan Tian Shi (Malaikat) memiliki persamaan?

Pertanyaan ini sangat mendalam dan sulit dijawab (Aaron berpikir selama beberapa detik). Dewi kematian dan malaikat sama-sama muncul ketika hati seseorang sedang kalut. Kemunculan malaikat selalu menolong jiwa yang lemah. Mereka sangat adil. Sedangkan dewi kematian muncul karena perasaan hati kita sedang diliputi rasa ketakutan dan sisi gelap. Dia muncul di saat hati kita tidak tenang. Menurutku malaikat sangat hangat dan baik hati. Dia berbeda dengan dewi kematian yang dingin dan membuat orang lain merasa ketakutan. Namuan, mereka masih memiliki persamaan.

Dalam kehidupan nyata, apakah kamu bisa jatuh cinta pada gadis yang sama seperti di Gloomy Salad Days?

Rasanya karakternya sangat mirip dengan karakter asliku. Mungkin saya akan tertarik karena hal ini.

Berdasarkan standarmu, Bagaimana tipe gadis cantik menurutmu? Lalu tipe pria seperti apa yang membuatmu terkagum-kagum?

Selain wajah cantik, seorang gadis harus berkharisma, berkepribadian kuat dan membuat orang lain nyaman jika berinteraksi dengannya. Mungkin Hou Pei Qin dan Zhang Man Yu mewakili criteria ini. Pria yang membuatku kagum? Mungkin diriku sendiri.

Apakah kamu benar-benar mengagumi dirimu sendiri?

Tidak juga lah! Sebenarnya asalkan memiliki tekad dan niat, semua impian pasti bisa diraih. Pengorbanan sangat penting di mata orang lain. Walaupun mengorbankan cinta demi karir, mengorbankan uang demi mewujudkan impian, dan giat berusaha, kita pasti teguh agar semua impian itu bisa terwujud. Saya kagum dengan orang yang berhasil meraih impiannya.

Jika diperbolehkan memilih peran di serial ini, selain Shen Qi, peran apa yang masih ingin kamu coba lagi?

Saya ingin mencoba semua peran yang ada di dalam serial ini, baik peran sebagai berandalan kecil, tukang onar di sekolah ataupun peran gay. Saya ingin mengubah pandangan orang lain tentang bintang idola. Saya ingin memerankan peran yang berbeda-beda.Saya harap, kelak saya bisa memerankan karakter-karakter seperti itu. Semua ini adalah masalah yang sering ditemui di sekolah. Mungkin saja di balik tampang pembuat onar di sekolah, mereka sebenarnya memiliki hati yang sangat baik. Mungkin karena faktor luar atau lingkungan, pertumbuhan mereka menjadi lebih dewasa sehingga sikap dan tindakan mereka menjadi buruk.

Apakah seperti Meng Jia? Apakah kamu ingin mencoba peran berandalan, mafia dan gay?

Benar, kalau ada kesempatan, saya ingin mencobanya. Di dunia akting ini, saya snagat rakus. Niat dan tekadku sangat kuat.