Rabu, 29 Juni 2016
Sustain Determination
Namun, aku tidak ingin menyerah. Karena ini adalah jalan yang telah kupilih, akan kujalani sepenuh hati. Dan dalam doaku, selalu kumohonkan agar aku tidak menyesali jalan yang kupilih ini. Jika satu pintu telah tertutup, akan kucoba pintu lainnya. Memang, aku harus meningkatkan usaha, semoga aku bisa memaksa diriku. Aku tahu jalan yang kupilih, namun aku tak yakin pada kekuatanku sendiri. Aku tidak meyakini kemampuanku menempuh jalan ini, karena jalan ini butuh banyak usaha. Namun, aku masih ingin melangkah di jalan ini. Belum ada kegagalan yang mampu menghentikanku untuk terus berjalan.
Walau saat ini hanya dapat merangkak. Akan terus kutempuh.
Rabu, 10 Februari 2016
Nyampah Pertama di Tahun 2016
Nyampah #1 Kapan Skenario Gue Selesai?
Gue sedang bertanya pada diri sendiri, kapan itu skenario selesai? Gue masih stuck di Scene Questionnaire untuk First Sequence. Padahal masih ada 7 sequence lagi yang harus gue selesaikan. Dari Oktober kemarin dan.... speechless gue. Belum lagi buat yang skrip pendek. Sebenarnya gue serius mau jadi penulis gak sii? Kemana self-control lo Tu!
Nyampah #2 J-Pop
Kalau-kalau di tahun-tahun sebelumnya, gue menyibukkan diri dengan K-Pop dan segala hal yang terjadi di industrinya, sudah setahun ini gue mulai menelisik J-Pop. Sekilas juga, hanya hal-hal yang menarik minat gue dan yang dengan gampang gue dapat infonya. Hal terakhir yang pengen gue tahu lebih lanjut adalah gimana kelanjutan kantor Amuse Indonesia. Dan gue baru tahu kalau Cross-Gene Takuya itu anak Amuse. Gue sendiri juga nggak kenal sama Cross-Gene sih.
Nyampah #3 Dark Period
I'm in my 3rd dark period in my life. Kenapa gue punya banyak dark period? Masa nyampah dalam hidup gue yang diisi dengan hal-hal yang nggak produktif. Seriously, I need help to improve my self control.
Rabu, 10 Juni 2015
Nyampah Pertama di 2015
#Nyampah01
Gw sekarang lagi suka sama BTS (Bangtan SeoNyeoDan or Bangtan Boys), boyband asal Korea yang semua personilnya lebih muda dari gw. Yup, gw nge-loli bentar gak papa ya!!. Dan btw, sebelum gw suka sama mereka, sempet ada sederet boyband yang gw sukain, baik itu muka lama atau muka baru, dan bikin gw nyari-nyari stories, MV, perf, or whatever else. Berhubung waktu itu gw lagi gak mood buat ngeblog, ya udah, nggak ada cerita.
Yang bikin gw suka dari BTS adalah performance mereka itu enak banget buat ditonton dan didengar. Baik itu suaranya atau dance. Mereka bisa nyanyi tanpa lip sync dengan koreografi dance yang gila-gilaan. Dan mereka perform dengan tulus. Mereka jadi bisa deliver makna lagunya.... Hal yang jarang banget bisa dicapai sama idol di usia muda.
#Nyampah02
Gw sekarang kerja jadi auditor di satu KAP second tier. Walau gw yakin dalam hati karir yang gw mau adalah jadi scriptwriter, apa daya, rejeki gw dari akuntansi bo... Toh, gw sendiri belum bisa ngasilin karya...kan... Typical gw banget laid back dan daydreaming. Satu yang harus bisa gw benerin, nyoba untuk konsisten menulis. Doain ya, biar gw bisa jadi orang bener!
#Nyampah03
Satu hal yang berbeda dari gw setelah lama vakum ngeblog adalah: sekarang gw nge-freak sama MBTI. Kalau yang nggak tahu apa itu MBTI, itu adalah salah satu teori soal pembagian karakter manusia. Untuk lebih jelasnya, buka aja http://www.mypersonality.info. Website itu ngasih penjelasan yang cukup lengkap soal MBTI. Berkat alat ini gw jadi lebih paham soal diri gw (ENTP, bo) dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
#Nyampah04
Bulik dan sepupu gw kecelakaan dua hari lalu dan harus dirawat dirumah sakit. Berhubung dislocationnya cukup parah, butuh waktu lama buat sembuhnya. Harapan gw adalah semoga cepat sembuh dan kecelakaan ini bisa mendorong keluarga buat lebih mendekatkan diri ke Allah.
Kayaknya segitu aja deh nyampah pertama ini. Berharap banget gw bisa terus aktif nulis ke depannya dan bisa ngatur mood biar lebih profesional. Wish me luck!
Rabu, 23 Maret 2011
BELAJAR MENJADI MANUSIA: TO DO LIST
Fakta bahwa gue belum jadi manusia dewasa sepenuhnya sudah gue sadari. Masih banyak tingkah laku ajaib yang gue lakukan dan mengacaukan kehidupan gue. Dan kayaknya sudah sepantasnya gue belajar menjadi manusia yang sebenar-benarnya manusia secepat mungkin. Satu bulan lagi umur gue 22 tahun, dan gue masih jadi bayi yang hidup sendiri aja susah. Benar-benar menggelikan, malu juga mengingat 3 tahun lalu dimana gue yakin bahwa kehidupan gue baik-baik saja. Yah, nggak papa lah, nggak ada kata terlambat untuk belajar.
Sebenarnya gue agak ragu menulis tulisan ini. Karena gue sadar-sesadar-sadarnya kalau tulisan ini akan menunjukkan diri gue sepolos-polosnya kepada orang-orang luar, hal yang selalu gue hindari selama ini. Efeknya, gue jamin orang-orang jadi tahu betapa begonya gue dengan keputusan-keputusan konyol yang selalu gue lakukan. Tapi setelah dipikir-pikir, nggak papalah, namanya juga belajar menjadi manusia. Kalau dipikirin lebih jauh lagi, dari dulu gue nggak suka orang lain tahu isi pikiran gue, entah kenapa gue lebih nyaman menyembunyikannya, konyol kan. Mungkin tindakan itu secara nggak sadar telah bikin karakter gue jadi sakit, banyak kepribadian-kepribadian baik gue yang luntur Sekarang mencoba mengembalikan gue ke kondisi yang lebih normal susahnya minta ampun.
Sebenarnya upaya belajar menjadi manusia sudah gue lakukan selama beberapa waktu. Sekarang sih, mencoba membuatnya menjadi resmi aja. Dan gue meresmikannya dengan menuliskannya di blog gue, hehehe. Semoga dengan begini, gue akan punya rasa malu yang cukup kuat untuk mau berkomitmen dengan pembelajaran gue kali ini. Dan kali ini gue mau ngomongin soal salah satu usaha gue untuk menjadi manusia: TO DO LIST
Gue ini dengan sangat menyesal dan setelah melalui banyak penyangkalan akhirnya harus menerima bahwa gue orang yang tidak terencana. Bahkan saat bikin rencana pun gue nggak punya komitmen untuk menjalankannya sebaik mungkin. Itu kelemahan fatal gue dan walau gue mengakuinya bukan berarti gue bisa memperbaikinya dengan mudah. Karena itu gue harus memulai perbaikan diri dengan langkah yang sangat mendasar, langkah yang seharusnya dilakukan anak-anak SD, bikin TO DO LIST. Bener-bener nggak keren, tapi mau gimana lagi, gue memang membutuhkannya. Bahkan dengan langkah anak-anak SD ini, gue belum juga bisa melakukannya dengan baik. Misalnya dari 7 kegiatan yang gue cantumkan di TO DO LIST, nggak semuanya gue lakukan. Parah, bener-bener parah.
Salah satu contoh TO DO LIST gue:
1. Mandi Keramas
2. Angkat Jemuran, setrika
3. Ngerendam Baju
4. Beli sayur
5. Ngetik bahan buat blog
6. Nulis treatment skenario
7. Baca DBMS
Nah, dari 7 kegiatan itu, yang berhasil gue jalani gue coret dan hasilnya ada 3 rencana yang nggak gue lakukan. Itu artinya keberhasilan gue untuk menjalankan rencana hanyalah 4/7 atau 57,14%. Dan bisa gue nilai, kualitas kerja gue nggak lebih dari C, secara masih segunung baju yang belum disetrika dan jumlah bahan buat blog yang berhasil gue bikin hanyalah satu buah. Wah…tampaknya perjalanan gue menjadi manusia masih jauh.
Yang berikutnya gue sadari adalah, kegiatan-kegiatan yang gue cantumin di TO DO LIST itu berisi kegiatan-kegiatan nggak cukup signifikan bagi kemajuan kuliah gue. Dan kegiatan yang signifikan bagi kuliah gue justru tidak terlaksana. Haah, benar-benar parah. Kayaknya gue kurang berkomitmen nih, mungkin ada baiknya gue membuat daftar DON’T DO LIST buat mengontrol pembelajaran gue menjadi manusia. Tapi jangan ah, kata entah siapa di buku entah apa yang gue baca entah kapan bilang kalau buat belajar jangan pakai kata jangan. Jadi daripada focus ke hal-hal yang nggak boleh dilakukan, kita harus lebih focus ke hal-hal yang harus kita lakukan. Wah, gue jadi sedikit pinter nih.
Nah, TO DO LIST gue hari ini:
1. Bikin konsep makalah ALK
2. Ngerjain skenario
3. Baca ALK bagian analisis akuntansi
4. Ngepost web
5. Ngerendam baju + nyuci
6. Nyetrika
7. Buang sampah
Saat gue menulis tulisan ini, tugas ke tujuh sudah berhasil gue lakukan. Lets see, Keenam tugas berikutnya berhasil gue lakukan atau enggak. Btw, gue sudah melanggar perencanaan gue juga. Di dalam TO DO LIST gue nggak ada aktivitas bikin post buat blog gue, dan gue melakukannya, aargh.
Wawancara Gong Yoo
Tahu kan Gong Yoo? Aktor Coffe Prince kelahiran 10 Juli 1979 ini sudah aktif kembali berkarir di dunia hiburan Korea setelah masa wamilnya selesai. Berikut adalah wawancara Gong Yoo dengan media Jepang yang saya ambil dari majalah Korean Stars edisi Februari 2011 lalu.
Apa tempat yang paling kamu sukai di Tokyo?
Aku suka Daikanyama. Di sepanjang jalannya ada banyak kafe yang keren. Suasananya juga tenang dan nyaman. Aku juga beberapa kali ke Shibuya. Suasananya sangat meriah, dan aku ke sana bila ingin bersenang-senang. Di Shibuya juga ada banyak cowok tampan ya..
Diantara makanan Jepang yang belum pernah kamu makan, mana yang paling ingin kamu coba?
Aku tidak terlalu mengerti makanan Jepang, jadi aku tidak tahu makanan apa saja yang belum pernah kucoba. Mungkin karena akhir-akhir ini cuaca makin dingin, aku jadi ingin makan udon. Aku tidak ingat nama restaurannya, tapi aku dengar di daerah Roppongi ada satu restaurant udon yang terkenal dan sering didatangi artis-artis Korea bila mereka berkunjung ke Jepang. Tiap kali ke Jepang aku juga selalu mencari restaurant ramen yang enak. Aku juga selalu teringat dengan kelezatan yakiniku yang pernah kucicipi di Osaka dan Kobe. Rasanya aku ingin mencicipinya lagi.
Siapa aktor/aktris Jepang yang ingin kamu ajak kerja sama?
Aku sudah pernah beberapa kali membicarakan hal ini, aku ingin bekerja sama dengan aktris Yu Aoi. Ada banyak aktris yang cantik dan pandai berakting, tapi aku merasa Yu Aoi memiliki sesuatu yang unik dan berbeda. Aku menaruh minat besar terhadapnya dan berharap suatu hari nanti bisa tampil bersamanya. Tempo hari saat ke Jepang untuk promosi serial Coffe Prince, aku juga bertemu dengan Yui Aragaki dan terkesan dengannya. Aku belum pernah menonton drama atau filmnya, dan aku sama sekali tak tahu apapun tentang Yui, jadi aku tidak bisa berkata aku ingin tampil bersamanya, hanya saja aku merasa dia unik dan berkarakter.
Apa jenis sake favoritmu?
Aku menyukai semua jenis sake. Aku tidak ingat apa jenisnya, tapi yang aku ingat adalah mereknya Kubota. Di Korea, harganya sangat mahal dan rasanya nikmat. Ada sake lain yang lebih murah, tapi aku lupa namanya. Aku biasanya mengingat sake bukan dari namanya, tapi dari botolnya. Saat memesan, biasanya aku menunjuk botolnya saja.
Saat ini K-Pop sangat populer di Korea dan Jepang, terutama girlband. Apa ada girlband Korea yang kamu sukai?
Aku tak memiliki grup favorit. Saat menjalani wajib militer, aku jadi sering menonton televisi. Saat berada di dalam kelompok, kamu harus bersikap seperti yang lainnya. Bukannya aku ingin menonton televisi sih, tapi hanya karena ingin bersama mereka, hahaha. Saat ini aku tak memiliki banyak waktu dan tidak sempat menonton televisi. Saat menonton pertunjukan musik, yang pertama kali aku perhatikan adalah tingkat kemampuan bermusik dan rasa cinta mereka terhadap musik, bukan dari penampilan luarnya saja. Secara pribadi, aku lebih suka musisi indie. Aku suka penyanyi sekaligus penulis lagu yang memiliki idealism musik sendiri.
Tanggal 15 Desember kamu merilis majaah khusus bernama MONSTER. Mengapa kamu memilih kata “MONSTER” sebagai judulnya?
Entah sejak kapan aku menyukai kata “MONSTER”. Ada manga Jepang yang judulnya MONSTER kan? Sejak membaca manga itu aku makin menyukai kata tersebut. Semua aktor ingin memiliki sisi yang dia tampilkan dan tidak ditampilkan pada penonton. Mengingat hal tersebut, aku jadi teringat dengan “MONSTER”. Tapi “MONSTER” yang kumaksud adalah sosok yang mampu memberi energi besar, bukan sosok perusak. Karena itu aku memilih “MONSTER” sebagai judulnya.
Menurutmu, apa perbedaan drama dan film?
Aku merasa keduanya adalah hal yang berbeda, dan masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangannya. Itu karena drama dan film memiliki proses pembuatan yang berbeda. Sebelum dibuat, film biasanya sudah mempersiapkan semuanya dari awal sehingga proses pembuatannya menjadi lebih mudah dan tidak melelahkan. Sebaliknya, drama seringkali dibuat hanya sesaat sebelum episodenya tayang di televisi…hampir seperti tayang live. Itu sangat menguras kekuatan fisik dan tidak dipersiapkan dengan sempurna. Tapi, sisi baik dari drama adalah kita bisa segera melihat reaksi penonton, dan itu menjadi bahan pertimbangan dalam memproduksi episode berikutnya. Karena film dibuat semuanya terlebih dahulu baru dipertontonkan, maka kita tidak bisa melakukan hal yang sama. Ada aktor yang lebih suka tampil di film atau di drama saja, sementara aku suka keduanya. Itu karena keduanya sama-sama memiliki poin menarik. Tapi kalau diharuskan memilih diantara keduanya, aku akan memilih film karena aku ingin memberi penampilan yang sempurna.
Kabarnya kamu pergi ke India untuk syuting film. Apa hal yang paling mengejutkan bagimu di India?
Di India ada banyak setting unik, dan yang paling banyak adalah adegan yang berkaitan dengan mobil. Saat naik mobil di India, dan aku merasa jalan itu tidak akan bisa dilewati dengan mobil, aku selalu terkejut, ternyata mereka sangat terampil. Ada banyak mobil yang melaju dengan kaca spion terlipat, dan pengemudinya melihat kebelakang dengan mengeluarkan kepala dari jendela. Hal menarik lainnya adalah, meski tahu jalannya macet, mereka tetap saja menyembunyikan klakson, hahaha. Lokasi syuting kami juga bukan di kota melainkan di desa. Jadi, syunting berjalan sangat berat. Anehnya saat kembali ke Korea, aku berpikir, “Wah, benar-benar tempat yang unik. Aku ingin kembali ke sana!”
Saat berakting, pastinyua ada banyak pengalaman baru yang kamu rasakan, begitu pula dengan ekspresinya. Apa yang kamu pikirkan saat berakting?
Menurutku, dalam berakting ‘pengalaman pasif’ adalah hal yang terpenting, misalnya membaca buku, mendengarkan pengalaman hidup orang lain, atau memperhatikan ucapan dan gerak-gerik orang lain. Akting adalah mengekspresikan semua pengalaman itu. Tentunya yang paling alami adalah mengekspresikan pengalaman pribadi. Tapi, kita kan tidak mungkin mengalami semuanya sendiri. Bila menghadapi hal seperti itu, hal terbaik adalah dengan menggali pengalaman pasif dan mengembangkannya. Tapi, itu juga membutuhkan kerja keras. Kita harus banyak membaca karya sastra, menonton berita dan memperhatikan orang-orang yang kita temui. Bila bisa melakukan itu semua, maka kita akan memiliki banyak pengalaman yang berguna untuk membayangkan berbagai situasi. Hal yang paling penting dalam berakting adalah kekuatan berkhayal.
Peran seperti apa yang ingin kamu bawakan berikutnya?
Secara pribadi aku ingin mencoba karakter orang biasa saja. Aku merasa peran seperti itu lebih terasa familiar bagi pemirsa. Aku juga ingin tampil dalam karya komedi gelap yang tidak memiliki ending bahagia. Tapi kalau terlalu banyak tampil dalam karya yang terlalu berat seperti itu, bisa-bisa imej yang dimiliki orang-orang terhadapku selama ini akan hancur. Aku berharap bisa tampil dalam karya yang memiliki pesan berbobot tanpa harus terlalu berat dalam penyampaiannya. Misalnya, film Hollywood Little Miss Sunshine.
Musik apa yang sering kamu dengarkan akhir-akhir ini?
Aku sering mendengarkan musik indie Korea. Kalau musik Jepang, aku sering mendengarkan lagu-lagu MAKAI dan musik dance.
Bisa ceritakan hal menyenangkan selama menunaikan wajib militer?
Aku berkesempatan menjadi DJ radio. Itu pengalaman pertamaku…sungguh pengalaman yang menarik. Tapi aku tidak tahu apakah akan menyenangkan bekerja sebagai aktor sekaligus DJ di radio… Ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan, seperti keuntungan dan waktu kerjanya… Saat menjadi DJ selama wajib militer aku bebas memutar musik yang aku sukai, mulai dari musisi indie hingga visual kei. Aku senang bisa memperkenalkan lagu-lagu indie yang mungkin tak sering didengar orang. Aku juga senang karena bisa berbincang dengan artis-artis itu. Berkat aktivitasku sebagai DJ, aku bisa menghadapi kehidupan militer yang berat.
Kabarnya, kamu juga berwisata ke New York ya? Diantara benda yang kamu beli disana, mana yang paling kamu suka?
Aku sangat suka baju-baju vintage, dan New York adalah surganya vintage, hahaha. Yang kubeli kali ini adalah seragam perang tentara Amerika tahun 1951. Baju vintage memiliki keuningan yang muncul seiring dengan berjalannya waktu dan itu tak bisa ditiru. Karena tidak ada orang lain yang memiliki baju vintage yang sama, maka baju itu menjadi istimewa.
Setelah menyelesaikan wajib militer, hal apa yang paling membuatmu terkejut?
Saat aku keluarv dari militer, yang mengejutkan adalah ada banyak fans jepang yang menjemputku diluar. Selama menjalani wamil, aku selalu cemas dengan fans karena harus berpisah lama. Tak kusangka banyak yang datang menjemput dan membuatku senang. Aku merasa selama menjalani wamil ada lebih banyak fans yang memberi dukungan dibanding saat aku menjadi aktor. Mereka banyak mengirimiku makanan dan pakaian. Dibanding selebriti lain yang menjalani wamil, mungkin aku menerima kado yang paling banyak ya, hahaha. Aku membagi makanan itu dengan personel militer lainnya.
Apakah ada kesempatan bagi wanita Jepang untuk menjadi kekasihmu?
Tentu saja! Aku tidak merasa kewarganegaraan menjadi halangan. Asalkan dia mempesona dan kami bisa saling memahami, meski dia Korea atau Jepang atau dari negara Asia lainnya tidak menjadi masalah. Wanita Korea memiliki kelebihan dan kekurangannya, begitu pula dengan wanita Jepang. Sejujurnya, aku belum perna menjalin hubungan dengan wanita Jepang, jadi aku tidak tahu bagaimana gaya mereka…
Saat menikah nanti, berapa banyak anak yang kamu inginkan?
Yang paling ideal adalah seorang anak perempuan dan seorang anak laki-laki. Jumlah anak harus ditentukan bersama dengan pasangan hidup, jadi belum tentu sesuai dengan keinginanku…seandainya hanya memiliki satu orang anak pun, aku tak keberatan. Tapi aku berharap itu seorang anak perempuan…aku ingin membahagiakannya dengan segenap hatiku.
Kami juga ingin mendengar pandanganmu tentang cinta. Menurutmu, kapan waktu yang tepat untuk menikah?
Mulanya aku berharap bisa segera menikah. Saat masuk kuliah, aku merasa bagus juga bila menikah dan terus menjalani kehidupan sebagai mahasiswa. Aku senang bila pasangan hidupku berusia tidak terlampau jauh dariku. Meski tidak menjadi aktor, aku tetap akan menjadi ayah yang keren. Saat aku mengatakan itu pada orang-orang, mereka terkejut hahaha…. Sejujurnya, aku pikir bukan hal yang baik untuk menunda pernikahan hanya karena berkarir sebagai aktor. Tidak baik menghindari pernikahan hanya karena pekerjaan. Aku rasa seperti pria lainnya, aku jadi banyak berpikir saat menjalani wamil. Rasanya jadi ingin bekerja lebih keras bagi orangtua dan keluarga… Tentunya itu akan menunda pernikahan. Bila saat ini aku sudah memiliki calon, tentu aku tak akan menunda pernikahan. Hanya saja bila dibandingkan dengan saat sebelum menjalani wamil, saat ini ada lebih banyak halyang ingin kulakukan. Karena itu, aku berharap bisa melakukan semuanya sebelum menikah. Sebelum menikah, aku ingin melakukan perjalanan panjang. Dan akalu bisa, aku juga ingin belajar di luar negeri.
Rabu, 09 Maret 2011
New Blogsite
Oh ya, blog itu saya bikin khusus untuk menampung ide-ide cerita dalam bentuk skenario atau treatment skenario. Siapa saja boleh bergabung menjadi authornya, nanti biarJadi kalau ada yang mau gabung, silahkan saja kirim email lewat estusucahyo@gmail.com dan kasih pemberitahuan lewat blog tersebut. Dan buat pembaca blog ini, tolong kujungi blog baru saya ya...
Kamis, 27 Januari 2011
Manusia Gaptek Belajar untuk Nggak Gaptek Lagi
Yah, tanpa banyak alasan gue sekarang memahami kebutuhan gue akan jejaring sosial. Itu artinya, gue juga menyadari bahwa di waktu lampau, gue termasuk orang yang nggak memahami arti dari jejaring sosial dan menjadikan gue salah satu dari makhluk anti sosial. Secara gue sedang belajar untuk memanusiakan diri gue, gue harus pasrah mengikuti arus trend yang ada di masyarakat. Dan semoga perubahan ini berlangsung secara konsisten dan tidak hanya sebuah trend sesaat saja.
Jadi, buat yang mau berteman sama gue, add aja fb gue ya... www.facebook.com/ceritaestu atau www.twitter.com/ceritaestu.
Kamis, 30 Desember 2010
Dream & Happiness eps 03 part 5
ACT LIMA
FADE IN
01. EXT. RUMAH DRAJADBUWANA-HALAMAN TENGAH. MALAM
Pemain: Arjuna, Lanang(suami Shinta) dan anak Shinta, Shinta, Araki, Abiyasa, Satoshi, dan Pandu
Lanang asyik duduk di kursi taman sambil minum bir kalengan. Ia asyik memperhatikan percakapan Arjuna dan Araki. Pandangannya lalu beralih pada percakapan Abiyasa dengan Satoshi, tak lama Pandu ikut bergabung. Shinta datang menghampiri Lanang sambil menggendong anak mereka. Ia memanggil Lanang, Lanang menoleh, ia memahami bahwa Shinta ingin meminta Lanang untuk menjaga anak mereka. Lanang segera mengulurkan tangan untuk menggendong Shinta.
Shinta menanyakan apa yang sedang Lanang lakukan di tempat itu dan menyarankan Lanang untuk bergabung dan bercakap-cakap dengan yang lainnya. Lanang meminta Shinta untuk memperhatikan dua kelompok percakapan yang tadi sedang ia perhatikan. Lanang menanyakan kepada Shinta apakah Shinta menyadari kedatangan tiba-tiba Eyang Pandhu dan keturunannya ke Jakarta. Shinta menatap Lanang, dan menanyakan apakah Lanang sedang membuat analisis aneh tak berdasar seperti biasanya. Lanang menghardik Shinta, ia meminta Shinta untuk mengamati.
Lanang pun menceritakan analisisnya. Setahunya, Pandu memiliki jatah saham 20% di grup Drajadbuwana, 40% dikuasai Abiyasa, 10% dikuasai Kunti sang adik ketiga dan 35 persen sisanya dilempar ke publik. Ia menduga Pandu sedang mencoba menjadikan Araki sebagai pewaris grup generasi keempat. Lanang melihat Araki sebagai sosok yang ambisius, dan jauh lebih dewasa dari usianya. Menurut Lanang, ambisi Araki dan Pandu akan membuat pertengkaran keluarga. Apalagi Abiyasa orang yang keras kepala, ia berkehendak mewariskan grup Drajadbuwana ke tangan Arjuna. Arjuna memang memiliki bakat bisnis tapi masih belum terasah. Kekeraskepalaan Abiyasa untuk meminta Arjuna ke rumah utama, menurut Lanang, pasti karena menyadari urgensi pendidikan Arjuna sebagai pewaris perusahaan. Abiyasa pasti sudah menduga hasrat Pandu dan Araki untuk menguasai perusahaan. Jika mereka secara diam-diam membeli saham di pasar, kemungkinan grup ini jatuh ke tangan mereka akan lebih besar. Apalagi jika keluarga adik ketiga mendukung Araki. Karena itu, sangat penting bagi Arjuna utnuk pindah ke rumah utama.
Shinta menatap Lanang, ia mengungkapkan keheranannya bahwa Lanang tertarik dengan urusan perusahaan. Lanang memang tidak tergabung dalam manajemen perusahaan, ia bekerja sebagai eksekutif di sebuah perusahaan telekomunikasi.
Lanang berkata bahwa ia tertarik untuk menjadi direktur anak perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi. Mungkin lima tahun lagi, ia berencana mengungkapkan keinginannya kepada Abiyasa, saat ini kemampuannya belum cukup mumpuni. Shinta menatap Lanang, ia tidak menyangka bahwa suaminya memiliki ambisi. Shinta lalu menanyakan kepada Lanang, apakah suaminya itu menikahinya karena nama Drajadbuwana yang disandangnya. Lanang pun berkata, tidak mungkin ada laki-laki yang menikahi Shinta tanpa memandang latar belakang keluarganya. Shinta merajuk dan kemudian mencium pipi Lanang, mengekspresikan kekhawatiran bahwa pria itu tidak mencintainya. Lanang menangkap ekspresi Shinta dan mengatakan bahwa dirinya bukan pria yang akan menikah dengan wanita yang tidak dicintainya. Mereka lalu bertatapan mesra. Melihat itu, anak mereka mencium pipi keduanya dan mengatakan “I love Bunda, I love Ayah”. Shinta dan Lanang tertawa mendengarnya.
CUT TO
02. INT. RUMAH JERRY-RUANG TENGAH. MALAM
Pemain: Lilian, Junior, Jerry dan Safira
Lilian berdiri kaku di depan Jerry dan Junior. Junor menanyakan detail-detail website padanya secara beruntun dan cepat yang dijawab Lilian dengan terbata-bata. Ia tidak sempat menyusun kebohongan. Jerry bersikap lebih santai, ia sendiri memang tidak terlalu terganggu dengan keeradaan website itu. Melihat nada suara Junior yang mulai meninggi, Jerry meminta Safira untuk pergi ke dapur, makan terlebih dahulu. Safira mematuhinya, ia sendiri takut dengan amarah Junior.
Interogasi Junior yang serba cepat dan menekan membuat Lilian menangis tanpa suara. Melihat tangisan Lilian, Junior menurunkan nada suaranya, ia meminta Lilian untuk menungggu keputusan tentang mereka setelah kepulangan Dewa. Jerry pun mengajak Junior untuk makan, memberikan waktu kepada Lilian untuk sendirian. Junior mengikuti ajakan Jerry. Setelah Junior dan Jerry pergi, Lilian mengambil hpnya dan meng-sms teman-temannya bahwa website mereka telah ketahuan.
CUT TO
03. INT. RUMAH DRAJADBUWANA-RUANG MAKAN. MALAM
Pemain: Arjuna, Dewa, Abiyasa, Krishna, Hastri, Nakula & Sadewa, Lanang, Shinta dan anaknya, Pandu, Michelle, Satoshi+Stella+Araki, Tiffani (anak kedua Pandu) dan pacar bulenya, Eyang Kunti dengan suaminya, anak-anak Kunti dan cucu mereka.
Arjuna makan di sebelah Dewa, sambil makan ia meminta Dewa menjelaskan satu per satu tamu yang hadir. Dewa lalu menjelaskan satu per satu keluarga mereka. Araki yang duduk berhadapan dengan Arjuna memperhatikan Arjuna, dan kembali sibuk mendengarkan obrolan Abiyasa dan Pandu mengenai rencana usaha mereka bergerak di bidang transportasi udara.
Arjuna menerima sms dari Lilian, ia membacanya sambil sembunyi-sembunyi. Setelah membacanya, wajahnya sempat kosong lalu kembali menguasai diri. Ia percaya ia tidak perlu terlalu mengkhawatirkannya karena pelanggaran mereka tidak terlalu berat. Toh tidak mungkin jerry akan mengeluarkan hukuman buat mereka. Dewa menanyakan kepada Arjuna, sms dari siapa karena wajah Arjuna terlihat kosong sebelumnya. Arjuna mengelak, berbohong kepada Dewa bahwa sms itu dari temannya.
CUT TO
04. INT. RUMAH NAMIA-RUANG MAKAN. MALAM
Pemain: Namia, ayah dan ibunya
Namia sedang makan ketika menerima sms dari Lilian. Ia membacanya dan berpikir keras. Ayahnya memintanya untuk meletakkan hpnya dan kembali makan.
CUT TO
05. EXT. MOBIL SATOSHI. MALAM
Pemain: Satoshi, Araki, dan Stella
Satoshi menanyakan kepada Araki kesannya mengenai Arjuna. Mereka bercakap-cakap menggunakan bahasa Jepang. Araki menerangkan bahwa Arjuna sama sekali tidak berambisi dengan perusahaan. Arjuna bahkan tidak mengenal keluarga Drajadbuwana seluruhnya. Kemungkinan hubungannya dengan kakeknya tidak sebaik yang seharusnya. Jadi peluang Araki untuk menduduki perusahaan di kemudian hari jauh lebih besar.
Stella meminta Araki untuk tidak gegabah, Abiyasa bersikeras memaksa Arjuna untuk masuk ke rumah utama. Hal itu berarti, Abiyasa sangat yakin dengan kemampuan Arjuna. Mungkin saja sekarang Arjuna tidak berambisi tapi bukan tidak mungkin suatu saat ambisi itu akan muncul. Yang ia dengar, Arjuna mengelola bisnis bimbingan belajar warisan ibunya sendiri dan usaha itu berjalan dengan sangat baik. Bukan tidak mungkin setelah mendapatkan bimbingan dari Abiyasa kemampuan Arjuna berkembang pesat. Araki terdiam memikirkan kata-kata ibunya.
CUT TO
06. INT. RUMAH DRAJADBUWANA-RUANG KELUARGA. MALAM
Pemain: Arjuna, Dewa, Abiyasa, Hastri dan Krishna, Lanang dan Shinta
Abiyasa meminta Arjuna segera kembali ke rumah utama, Arjuna menolaknya. Ia bersikeras menolak ajakan Abiyasa, ia tetap tidak mau meninggalkan Safira. Dewa meminta Ayahnya untuk membiarkan Arjuna tinggal sendiri dahulu, tidak perlu terburu-buru. Krishna lalu menjelaskan bahwa Abiyasa berkeinginan untuk segera memberikan pengetahuan tentang perusahaan kepada Arjuna, untuk mengcounter tindakan Pandu yang meminta Araki untuk dapat ditempatkan di perusahaan sebagai analis bisnis. Jelas terlihat bahwa Pandu berkeinginan menjadikan Araki sebagai pewaris keempat grup Drajadbuwana.
Arjuna berkata bahwa ia tidak tertarik mewarisi perusahaan, bila Araki berniat menjadi pewaris, dengan senang hati ia akan memberikannya kepada Araki. Krishna dengan nada sedikit tinggi meminta Arjuna untuk bersikap lebih dewasa. Hastri menengahi mereka dan meminta Arjuna untuk menyingkir dari ruangan tapi dicegah Abiyasa. Abiyasa lalu menjelaskan bahwa Araki tidak berhak menjadi pengelola grup Drajadbuwana. Alasannya karena ia tidak menyandang nama Drajadbuwana dan darah Jepang yang dimilikinya. Abiyasa khawatir bila perusahaan ini diberikan kepada Araki, Araki akan memindahkan perusahaan ke negara lain. Kemungkinan Jepang atau Singapura. Abiyasa tidak ingin itu terjadi, baginya grup ini ingin ia pertahankan di Indonesia. Abiyasa meminta Arjuna mempertimbangkan matang-matang ajakannya untuk tionggal di rumah utama. Arjuna menolaknya, ia bersikeras tidak ingin meninggalkan Safira.
Dewa mengajak Arjuna untuk pulang, dan meminta izin. Arjuna menyetujuinya, bagaimanapun juga besok ia harus mulai sekolah. Hastri mengantarkan mereka ke pintu keluar. Saat mereka bertiga keluar, Lanang mengusulkan untuk membawa safira tinggal bersama di rumah utama. Krishna menolaknya dengan tegas, ia tidak ingin merawat anak itu. Lanang bersikeras bahwa itu satu-satunya cara untuk membawa Arjuna pulang ke rumah. Arjuna butuh mengejar kemampuan Araki secepatnya, jika Arjuna dapat segera masuk ke rumah utama, hal itu lebih baik. Abiyasa terdiam, ia mempertimbangkannya.
CUT TO
07. EXT. MOBIL DEWA. MALAM
Pemain: Dewa, Arjuna
Arjuna menanyakan kepada Dewa bagaimana jika seandainya pembuat website telah ia ketahui, apa yang akan ia lakukan. Dewa menjawab bahwa ia akan meminta mereka menutup website itu. Sedangkan untuk pelakunya, ia tidak ingin melakukan apa-apa. Dewa menanyakan kepada Arjuna perihal rasa suka Arjuna kepada Marissa. Arjuna mengatakan, bahwa ia sekadar bersenang-senang dan mengetahui bahwa Marissa memiliki pacar.
Dewa mendapat telepon dari Jerry, mengabarkan tentang penulis website. Dewa menutupnya dan mempercepat laju mobilnya. Arjuna yang mengetahui di sampingnya diam.
CUT TO
08. EXT. RUMAH JERRY-HALAMAN DEPAN. MALAM
Pemain: Dewa, Arjuna
Dewa memarkirkan mobilnya dengan terburu-buru dan sekenanya. Ia keluar diikuti oleh Arjuna. Dewa meminta Arjuna berjalan di depan yang diiyakan oleh Arjuna.
CUT TO
09. INT. RUMAH JERRY-RUANG TENGAH. MALAM
Pemain: Lilian, Arjuna, Dewa, Junior, Jerry
Jerry dan Lilian duduk di ruang tengah. Junior masuk dengan diikuti Dewa dan Arjuna. Dewa ganti menginterogasi Lilian, pertanyaannya seperti yang diajukan Junior sebelumnya. Dewa juga menginterogasi Arjuna. Arjuna menjelaskan tentang bisnis penjualan online yang ia tangani. Dewa dan Junior lalu memutuskan bahwa website harus ditutup atau mereka berenam akan mendapatkan sanksi dari sekolah. Arjuna protes, ia sudah terlanjur memproduksi 1000 bantal hati, itu artinya ia akan merugi sebesar ongkos pembuatan. Lilian juga mengatakan bahwa 50% keuntungan dari website disumbangkan ke OSIS melalui Elang. Argumen mereka berdua ditolak Dewa dan Junior. Keduanya bersi keras kalau website harus ditutup.
FADE OUT